

KIDUNG KEESAAN 746. KUASAMU DAN NAMANULAH
do = as 4/4 MM + 100
Bait 1
Kuasa-Mu dan nama-Mulah
hendah kami sebar
dan kar’na itu, ya Tuhan,
kami takkan gentar.
Bagaikan padi segenggam
mestilah busuk dipendam,
supaya tumbuh dan segar,
di panas surya memekar
berbuahlah.
Tuaian pun besar.
Bait 2
Teladan sudah Kauberi
demi derita-Mu
dan melalui salib-Mu
Kaut’rima kuasa-Mu!
Bagian kami tak lebih
seperti segenggam benih,
melintas kubur yang gelap,
agar kelak ‘kan menetap
bersama-Mu
di Firdaus gemerlap.
Bait 3
Bagaikan padi, Tuhan pun
dikubur, dipendam.
kembali bangkit merebut
umat-Mu terkeram.
Ya Tuhan, kirim apalah
penabur yang t’lah menyerah
hidupnya untuk kuasa-Mu,
memberitakan nama-Mu,
agar seg’ra
buahnya milik-Mu.
Syair: Die Sach ist dein, Herr Jesu Christ, bait ke-1 dan 2: Samuel Preiswerk, 1869, bait ke-3: Felician von Zaremba (1794-1874),
terj. E.L. Pohan Shn, 1966
Lagu: Johann Michael Haydn (1737-1806)