Yayasan Musik Gereja Indonesia

Yamuger Indonesia

Indonesian Institute For Sacred Music

       LIRIK LAGU KIDUNG KEESAAN

KIDUNG KEESAAN 238. SANG ANAK DOMBA YANG KUDUS

 

do = f   MM + 66

 

Bait 1

Sang Anak Domba yang kudus

memikul dosa dunia,

rela dan sabar menebus

hutang besar manusia.

Lihatlah Dia menempuh

jalan sengsara dan keluh,

menurut dan setia.

Ia dihina, disesah,

mati di salib Golgota,

berkata: “Ku sedia.”

 

Bait 2

Dialah Jurus’lamatku,

Kawan yang tak bertara,

Pembawa damai yang penuh,

disuruh Allah Bapa:

“Pergilah ‘Kau, hai Anak-Ku,

terimalah di pundak-Mu

akibat dosa dunia;

bebaskanlah manusia

dari hukuman dan cela:

Engkaulah Penebusnya.”

 

Bait 3

“Ya Bapa, Aku Hamba-Mu,

yang Kaupesan Kutanggung;

sabda-Mu niat hati-Ku

dan maksud-Mu Kusanjung.”

O kuasa kasih tak terp’ri:

Yang Mahakuasa memberi

Putra-Nya yang tercinta!

Kasih Ilahi yang kudus,

ke dalam maut Kautembus:

kuasa-Mu tak terhingga!

 

Bait 4

Sepanjang umur hidupku

kuingat Dikau, Tuhan;

ya Yesus, di rangkulan-Mu

hatiku Kausembuhkan.

Dalam gelap Engkau Terang,

di malam duka ‘Kau Teman

yang menabahkan hati.

Inilah yang menghiburku,

bahwa ‘ku jadi milik-Mu

baik hidup maupun mati.

 

Bait 5

‘Kau, Anak Domba yang lembut,

kupuji siang malam

dan diriku dengan syukur

pada-Mu kuserahkan.

Biarlah daya hidupku

melimpah ruah bagi-Mu

mengungkap t’rima kasih,

hingga pahala karya-Mu

yang Kauperoleh bagiku

kuingat tiap hari.

 

Bait 6

Hendak kuminum cawan-Mu

dalam Kerajaan-Mu;

darah-Mu kemegahanku

dan pembersih jubahku.

Mahkota hidup yang baka

akan kupakai menyembah

menghadap takhta Bapa.

Kaulah kekal Pengantinku:

tak bercela di sisi-Mu

‘ku masuk rumah Allah.

 

Syair: Ein Lämlein geht und trägt die Schuld, Paul Gerhardt, 1647, terj. Yamuger/HKBP Jakarta, 1982

Lagu: Wolfgang Dachstein, 1525