Yayasan Musik Gereja Indonesia

Yamuger Indonesia

Indonesian Institute For Sacred Music

       LIRIK LAGU KIDUNG KEESAAN

KIDUNG KEESAAN 231. KEPALA YANG BERDARAH

 

do = d  4/4  MM + 63

 

Bait 1

Kepala yang berdarah, tertunduk dan sedih,

penuh dengan sengsara dan luka yang pedih,

meski mahkota duri menghina harkat-Mu.

‘Kau patut kukagumi: terima hormatku.

 

Bait 2

O wajah yang mulia, yang patut disembah

dan layak menerima pujian dunia,

sekarang diludahi, dihina, dicerca,

disiksa, dilukai, yang salah siapakah?

 

Bait 3

Ya Tuhan, yang Kautanggung yaitu salahku;

dosaku t’lah Kaugantung di kayu salib-Mu.

O, kasihani daku yang harus dicela;

ampunilah hamba-Mu, beri anugerah!

 

Bait 4

Gembala yang setia, terima domba-Mu!

‘Kau Sumber bahagia, Penuntun hidupku.

Sabda-Mu t’lah membuka karunia tak terp’ri

dan nikmat dari surga padaku Kauberi.

 

Bait 5

Syukur sebulat hati kub’rikan pada-Mu,

ya Yesus yang t’lah mati demi selamatku.

Hendaklah ‘ku terhibur dengan tuntunan-Mu:

pada-Mu ‘ku berlindung di akhir hayatku.

 

Bait 6

Di saat aku mati, ‘Kau tinggallah serta;

di pintu maut nanti, ya Tuhan, datanglah!

Di kala kecemasan menghimpit hatiku,

berilah kekuatan berkat sengsara-Mu.

 

Bait 7

Engkaulah perlindungan di saat ajalku;

salib-Mulah, ya Tuhan, penghibur anak-Mu

dan wajah-Mu kupandang dengan iman teguh.

Berbahagia orang yang mati dalam-Mu!

 

Syair: O Haupt voll Blut und Wunden, Paul Gerhardt, 1656, terj. Yamuger, 1979

Lagu: Hans Leo Hässler, 1601 disederhanakan oleh Johann Sebastian Bach, 1729