Bahasa IndonesiaEnglish (United Kingdom)



mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday133
mod_vvisit_counterYesterday871
mod_vvisit_counterThis week133
mod_vvisit_counterLast week4020
mod_vvisit_counterThis month10487
mod_vvisit_counterLast month8205
mod_vvisit_counterAll days136466

Warning: sort() expects parameter 1 to be array, string given in /home/yamugero/public_html/plugins/content/mp3browser.php on line 102

J.M. MALESSY

Lahir di Saparua (Maluku) 16 Juni 1942. Ia memulai karya musik setelah bergabung dengan Badan Pekerja Majelis Gereja (BPMG GPIB) di bawah naungan Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) dengan alm. E.L. Pohan-SHN, Pdt. Hermanus Arie van Dop (H.A. Pandopo), Jerry T. Silangit. Tapi sebelumnya, ia telah dikenal sebagai pelatih di berbagai paduan suara gereja. Pada tahun 1973, ia bergabung dengan Yamuger dan masuk sebagai anggota dari Tim Inti Nyanyian Gereja (TING) dan dalam kurun waktu tersebut telah menghasilkan berbagai macam lagu untuk nyanyian jemaat yang beberapa diantaranya masuk dalam buku nyanyian jemaat seperti "Sekarang B'ri Syukur (I-II), "Malam Kudus", "Kidung Muda-Mudi ", "Kidung Ceria","Puji Syukur (I-IV), "150 lagu Mazmur Genewa", "Kidung Jemaat", dan beberapa buku materi pembinaan vokal karya Binsar Sitompul dan buku Conducting karya alm. Soebronto Kusumo Atmodjo.

Saat itu juga ia diangkat sebagai Sekretaris Yamuger untuk periode tertentu dan sempat menjadi pegawai BPK Gunung Mulia sebagai editor buku-buku musik bekerjasama dengan Yamuger. Dia adalah salah satu tokoh yang memperjuangkan buku Kidung Jemaat (KJ) untuk digunakan oleh seluruh gereja di bawah naungan PGI, sebagai buku nyanyian keesaan. Selain menulis lagu, ia juga banyak membuat terjemahan lagu-lagu untuk paduan suara maupun nyanyian jemaat yang banyak dinyanyikan sebagian besar komunitas paduan suara di Indonesia.

Sebagai seorang tokoh musik gereja, ia dikenal sebagai figur yang sangat tegas dalam memberikan pengarahan/pembinaan, maupun dalam tugasnya sebagai juri dalam berbagai festival paduan suara maupun vokal grup. Ada 6 buah karya beliau dalam Kidung Jemaat, dan salah satu dari keenam lagu tersebut yang sangat dikenal oleh jemaat adalah: KJ 450 "Hidup Kita Yang Benar."


Please login or register to see the full article