Bahasa Indonesia



mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday108
mod_vvisit_counterYesterday170
mod_vvisit_counterThis week785
mod_vvisit_counterLast week1233
mod_vvisit_counterThis month4610
mod_vvisit_counterLast month11494
mod_vvisit_counterAll days1059383

BONAR GULTOM

Lahir di Siborong-borong, 30 Juni 1934 juga dikenal dengan sapaan akrab Gorga. Dia adalah seorang komponis dan telah banyak memimpin paduan suara, melatih dan sebagai konduktor paduan suara sejak dia menjadi mahasiswa sampai sekarang. Beberapa lagu ciptaannya pernah menjadi lagu wajib Pesparawi. Ia juga menerjemahkan puluhan lagu-lagu asing rohani barat ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa Batak, dan membuat aransemen paduan suaranya. Selain itu, ia juga menciptakan opera-opera budaya dan rohani. Bonar Gultom sering dipilih menjadi juri lomba paduan suara gerejawi dan non-gerejawi, tingkat regional maupun nasional.

Berkat prestasinya, beliau mendapat penghargaan antara lain dari Pangeran Bernhard di Kerajaan Belanda (1976), Gubernur Sumatera Utara Raja Inal Siregar (1986), dan Museum Rekor Indonesia (MURI) tahun 2003. Hampir semua lagu ciptaannya telah dikenal dan dinyanyikan oleh banyak paduan suara, bahkan beberapa artis telah merekamnya ke dalam album kaset mereka. Semenjak bergabung bersama Yamuger tahun 1996 dan menjadi anggota Tim Inti Nyanyian Gereja (TING), Bonar Gultom telah menghasilkan 10 buku nyanyian paduan suara dan 1 buku  nyanyian opera natal terbitan Yamuger dan 8 lagu hasil karyanya juga masuk dalam buku nyanyian jemaat "Pelengkap Kidung Jemaat".